Kepulangan
Seperti sore-sore sebelumnya,
yang mempunyai waktu pulang,
berjalan cepat menjemput
malam di sudut petang yang
dingin di tepi kota yang
gerimis.
Dia, tuan rumah yang akan
segera pulang. Dalam perjalanan
menuju rumah, singgah di toko
ingatan untuk membeli
beberapa oleh-oleh kesukaanmu
yang sering kita sebut rindu.
Dia membawanya pulang dengan
bahagia. Oleh-oleh itu adalah
sebuah jeda yang berujung temu.
Mama, Bapa, maaf, kadang
sebungkus rindu jarang kami
bawa pulang sebagai oleh-oleh.

